Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani dan Pengertian
Unsur-Unsur Kebugaran Jasmani dan Pengertian
Kebugaran
jasmani adalah kemampuan dan daya tahan fisik atau tubuh seseorang
dalam melakukan berbagai aktifitas kehidupan sehari-hari, tanpa mengalami
kelelahan yang berarti.
Kebugaran jasmani juga dapat diartikan
sebagai kondisi jasmani yang berkaitan dengan kesanggupan dan
kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan secara optimal dan efisien.
Selain dua pengertian barusan,
pengertian kebugaran jasmani juga dikemukakan oleh beberapa orang ahli, yaitu
sebagai berikut:
Kebugaran Jasmari menurut Joko Pekik Irianto
Kebugaran Jasmari adalah kemampuan seseorang untuk
beraktifitas serta melakukan pekerjaan sehari-hari dan masih memiliki tenaga
untuk menikmati waktu luangnya.
Kebugaran Jasmari menurut Prof. Sutarman
Kebugaran Jasmari adalah aspek fisik
dan kebugaran menyeluruh yang memberikan kesanggupan kepada seseorangg untuk
menjalankan hidup yang produktif serta bisa menyesuaikan diri akan segala
bentuk tantangan terhadap kondisi fisik.
Kebugaran Jasmari menurut Muhajir
Kebugaran Jasmari adalah kemampuan
tubuh untuk melakukan adaptasi terhadap segala macam aktifitas fisik yang
diberikan tanpa mengakibatkan rasa lelah yang berlebihan.
Kebugaran Jasmari menurut Agus Munkhlolid, M.
Pd
Kebugaran Jasmari adalah kemampuan
seseorang untuk bekerj dan beraktifitas tanpa mengalami kelelahan yang
berlebihan.
Kebugaran Jasmari menurut Sudarno
Kebugaran Jasmari adalah suatu
kondisi ketika tubuh mampu menjalankan aktifitas sehari-hari dengan baik dan
efektif tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan tubuh masih memiliki
cadangan energi untuk melaksanakan tugas lainnya.
Kebugaran Jasmari menurut Rusli Hutan
Kebugaran Jasmari adalah kemampuan seseorang dalam
menjalankan segala jenis kegiatan fisik yang memerlukan kekuatan, daya tahan,
dan felksibilitas (kelenturan).
Kebugaran jasmani paling maksimal terjadi pada
seseorang yang berada di usia 25-30 tahun. Kemudian lewat dari angka tersebut
kebugaran jasmani akan menurun yang disebabkan oleh penurunan kapasitas
fungsional seluruh organ tubuh dengan persentase sebesar 0,8 – 1 %.
Dengan merokok tubuh akan menghisap kandungan
CO2 yang bisa menyebabkan berkurangnya nilai VO2 max yang sangat dibutuhkan
oleh daya tahan tubuh. Berdasarkan penilitian yang dilakukan, kandungan yang
ada pada rokok seperti sexton, perkins dan nikotin dapat menyebabkan keluarnya
energy dan mengurangi nafsu makan.
Kebugaran jasmani memiliki 10 unsur-unsur, yaitu sebagai berikut :
1. Kecepatan (Speed)
Kecepatan adalah kemampuan untuk melakukan suatu gerak dalam periode waktu yang singkat. Untuk melatih kecepatan, beberapa latihan yang dapat dilakukan, yaitu :
Lari cepat jarak 40-60 meter
Lari naik turun tangga atau bukit
2. Kekuatan ( strength)
Kekuatan adalah kondisi tubuh dalam menggunakan otot untuk memaksimalkan tenaga ketika melakukan suatu aktifitas fisik. Adapun latihan yang dapat dilakukan untuk melatih kekuatan tubuh, antara lain :
Push up : melatih kekuatan otot lengan
Sit up : melatih kekuatan otot perut
Back up : melatih kekuatan otot perut
Squat jump : melatih kekuatan tungkai dan otot perut
3. Daya Tahan (Endurance)
Daya tahan merupakan kemampuan seseorang menggerakkan seluruh tubuhnya dalam waktu yang cukup lama dan tempo yang berbeda (antara sedang dan cepat) secara efektif dan efisien serta tanpa merasakan sakit dan lelah yang berarti.Untuk melatih daya tahan tubuh hanya perlu melakukan olahraga ringan seperti lari dan jogging secara konsisten minimal selama 30 menit setiap hari.
4. Kelenturan (Flexibility)
Yang dimaksud dengan kelenturan atau flexibility adalah keleluaasaan pergerakan otot-otot tubuh khususnya otot persendian. Kelenturan dibutuhkan di hampir semua cabang olahraga. Meski sama-sama dibutuhkan oleh setiap cabang olahraga, tetap saja ada sedikit perbedaan pada penerapannya yakni tingkat kelenturan yang dibutuhkan untuk penampilan yang optimal pada masing-masing cabang olahraga. Untuk melatih kelenturan atau fleksibilitas tubuh dapat melakukan senam, yoga dan renang.
5. Kelincahan (Agility)
Kelincahan merupakan kemampuan tubuh dalam menyesuaikan gerakan dari satu posisi ke posisi lain seperti dari depan ke belakang atau dari kiri ke kanan. Terdapat beberapa cabang olahraga yang membutuhkan kelincahan seperti bulu tangkis (badminton) dan sepak bola. Untuk melatih kelincahan tubuh dapat melakukan beberapa jenis latihan fisik yakni lari menaiki-menuruni anak tangga dan lari dengan arah zig zag.
6. Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan adalah
kemampuan tubuh dalam mengendalikan organ tubuh serta saraf otot agar gerakan
tubuh dapat dikendalikan dengan baik. Unsur keseimbangan ini sangat dibutuhkan
dalam cabang olahraga senam dan loncat indah.
Untuk melatih keseimbangan tubuh dapat melakukan berjalan di atas balok kayu, sikap lilin, serta berdiri dengan menjadikan tangan sebagai tumpuan.
7. Ketepatan (Accuracy)
Ketepatan atau accuracy adalah kemampuan tubuh dalam mengendalikan gerakan terhadap sasaran yang ingin dituju. Memanah, bowling, billiard dan latihan menembak merupakan beberapa contoh cabang olahraga yang membutuhkan dan mengandalkan ketepatan. Salah satu latihan yang dapat dilakukan untuk melatih ketepatan yaitu memasukkan bola pada keranjang, melempar salah satu botol yang disusun secara baris sejajar.
8. Reaksi (Reaction)
Reaksi atau Reaction adalah kemampuan tubuh seseorang dalam menanggapi suatu gerakan, stimulus atau rangsangan yang diberikan oleh orang lain. Adapun bentuk latihan kebugaran jasmani untuk melatih unsur reaksi adalah lempar tangkap bola.
9. Koordinasi (Coordination)
Koordinasi merupakan kemampuan seseorang dalam menyatukan gerakan tubuh berbeda ke dalam satu gerakan yang efektif. Bentuk latihan yang dapat melatih unsur koordinasi misalnya dengan cara memantulkan bola di tembok dengan tangan kanan dan menangkapnya kembali menggunakan tangan kiri. Selain itu unsur koordinasi juga memerlukan kemampuan gerak insting yang bagus dan juga focus yang tinggi.
10. Daya Otot (Muscular Power)
Daya Otot (Muscular Power) atau Daya Ledak (Explosive Power)
adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan kekuatan maksimum yang dikerahkan
dalam waktu se singkat-singkatnya. Dibawah ini adalah latihan kebugaran jasmani
yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan kemampuan daya otot diantaranya
adalah:
Side jump berguna untuk melatih kemampuan ledak bagian paha
dan tungkai.
Front jump berguna untuk meningkatkan kemampuan bagian
tungkai dan betis.
Vertical jump berguna untuk melatih kemampuan ledak bagian
tungkai.
Adapun Tes
untuk mengukur Kebugaran Jasmani yang dipakai untuk mengukur tingkat kebugaran
jasmani seseorang biasanya adalah melalui tes berikut ini:
Tes baring duduk (sit up)
Tes gantung siku tekuk (pull up)
Tes lari cepat 60 meter
Tes Harvard Step Test
Tes Denyut Nadi Maksimal (DNM)
Adapun faktor yang mempengaruhi tingkat
kebugaran jasmani menurut Suharjana, adalah sebagai berikut :
1. UMUR
Tidak bisa dipungkiri bahwa umur menjadi faktor
utama yang mempengaruhi kebugaran jasmani. Bagi sebagian orang yang sangat
mencintai aktifitas olahraga, mereka akan sangat terganggu oleh kenyataan bahwa
umur menentukan tingkat kebugaran jasmani. Meski demikian, kita tidak bisa
menghindari pertambahan umur, dan selanjutnya menerima fakta bahwa tingkat
kebugaran jasmani akan menurun drastis seiring dengan bertambahnya usia
2.
JENIS KELAMIN
Tingkat kebugaran jasmani berdasarkan jenis
kelamin bisa dibuktikan dan kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, yakni
seorang laki-laki mempunyai tingkat kebugaran yang lebih baik jika dibandingkan
dengan seorang perempuan. Perempuan lebih cepat mengalami kelelahan dalam
melakukan aktifitas sehari-hari maupun olahraga dibanding laki-laki.
3.
MAKANAN
Sebagai generasi yang hidup di masa modern dan serba instan saat ini,
kita dituntut pintar dan bijak dalam menentukan suatu makanan yang nantinya
akan memberikan manfaat baik pada tubuh kita. Dalam memilih dan memutuskan
makanan apa yang akan kita makan, terdapat beberapa aspek yang menjadi
pertimbangan, antara lain : Bahan makanan yang berkualitas dan layak
dikonsumsi, Kandungan gizi, serta Cara pengolahan makanan.
4. TIDUR
DAN ISTIRAHAT
Istirahat dan tidur adalah hal yang sangat
dibutuhkan oleh manusia. Setelah melakukan berbagai aktifitas yang tidak hanya
menguras fisik tapi juga mental dalam kehidupan sehari-hari maka tubuh
memerlukan istirahat yaitu dengan tidur. Pada saat tidur tubuh akan membangun
kembali otot-otot yang telah bekerja keras sepanjang hari. Oleh sebab itulah
tidur dan istirahat yang cukup merupakan faktor yang sangat berperan terhadap
kebugaran jasmani.
5. KETURUNAN
(GEN)
Jika dipikirkan dengan pikiran sederhana
mungkin kita akan berpendapat bahwa hal ini tidak ada pengaruhnya terhadap
kebugaran jasmani. Namun, hal ini sangat berhubungan dan juga berpengaruh
terhadap kebugaran jasmani seseorang. Hal ini merujuk pada kapasitas organ
jantung, paru-paru, postur tubuh, sel darah, obesitas dan serat atas. Keenam
organ tersebut adalah sesuatu yang kita dapatkan secara keturunan, dan
berpengaruh terhadap kebugaran jasmani.
6.
ROKOK
Rokok adalah sesuatu kegiatan yang termasuk
dalam suatu kecanduan, yang menjangkiti berbagai kalangan, umur serta jenis
kelamin. Semakin berkembang suatu zaman maka persentase seorang perokok aktif
semakin tinggi. Tidak hanya orang dewasa bahkan anak-anak yang masih duduk di
bangku sekolah dasar pun sudah tau dan menjadi perokok aktif, bahkan tidak
hanya laki-laki tapi juga perempuan.
Manfaat
Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani tidak hanya bermanfaat untuk menjalani
berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melakukan
gerakan/latihan kebugaran jasmani secara konsisten dan rutin setiap harinya,
maka terdapat banyak manfaat yang akan kita rasakan dan dapatkan. Adapun 15
manfaat dari melakukan gerakan/latihan kebugaran jasmani, yaitu sebagai berikut
:
1 .Meningkatkan sirkulasi darah dan sistem kerja jantung
2. Meningkatkan stamina dan kekuatan tubuh
3. Memiliki kemampuan pemulihan organ tubuh secara tepat
4. Memiliki respon tubuh yang cepat dan tepat
5. Mengurangi resiko kelebihan berat badan atau obesitas
6. Mencegah penyakit jantung
7. Menurunkan tekanan darah tinggi
8. Mengatasi depresi
9. Meningkatkan energi
10. Terhindar dari tulang keropos (osteoporosis)
11. Meningkatkan daya tahan tubuh
12. Meningkatkan kelenturan persendian
13. Meningkatkan kekuatan otot serta kecepatan
14. Meningkatkan sistem sirkulasi darah, sistem saraf,
fungsi jantung
15. Mempertahankan dan menyelaraskan kondisi tubuh
Komentar
Posting Komentar